"Bagaimana rasanya berkantor di sini?"tanyaku "Di SCBD sih ramah di mata, tapi mepet di dompet" jawab temanku sembari tertawa terbahak-bahak. Seketika suasana petjah senja itu. Hampir sebulan "berkantor" di kawasan yang katanya elit, SCBD, membuat kami beradaptasi kembali, meskipun jaraknya hanya beberapa kilometer dari kantor lama, kawasan Blok M. Setahunan yang lalu, SCBD sempat menjadi trending topic di media sosial, twitter, hashtag SCBD, jauh sebelum Bonge dan pemuda Citayam viral dengan CFW, Citayam Fashion Week-nya. Selain dikenal sebagai "pusatnya" Jakarta Selatan, SCBD juga identik dengan "kemewahan". Gedung tinggi pencakar langit saling berhimpitan, pusat perbelanjaan dengan label go international , hingga restoran mewah kelas dunia, ada di sini. Namun siapa sangka, ada hal unik yang menarik untuk dikulik! Fakta bahwa tak semua pekerja adalah "karyawan" dengan jabatan mentereng dan gaji setinggi langit, juga cukup...
Socio Article
Menulis bukan sekedar hobi, tapi berbagi! Saya datang, saya lihat (baca), saya tulis dan saya ingat! Tulisan itu abadi.